Taukah
dek? aku sedang sibuk mengorek-ngorek chattingan dua hari yang lalu saat
sambungan telpon yang durasinya 01:40:37 itu berakhir (dengan terpaksa, hahaha...)
Aku benar-benar baru merasakan sebesar apa perhatian dan artinya aku bagimu. I don’t
know how to thanks, aku paham betul isi kepalamu saat ini. Adikku sayang..
Percayalah kuasa
Tuhan tidak hanya sampai di sini, percayalah bahwa hidup ini terus berlanjut
meski ada kalanya sulit diterima dan tidak masuk akal, jangankan kamu yang
masih belia adikku sayang.. aku dan ribuan orang di luar sana kadang bercermin
dan bergumam “tuhan pasti sedang mempermainkanku, aku melaksanakan semua yang
dia senangi, siang malam aku memujanya, telah ku korban segala yang kusukai
tapi tak ia sukai, maka mengapalah hidup tak seperti yang aku ingini? maka dimanakah gerangan letak keadilan tuhan?”
Percayalah
dek, tuhan selalu punya maksud dengan segala yang ia cipatakan, Ia selalu punya
maksud dengan apa yang Ia gariskan, dan aku meyakini itu..
Sabtu, 20-02-2015 (00:02 am)
With a Big Thanks for Love *senyum2* :)








