Pernahkah kau mendengar ungkapan ini? Garis Tangan. Aku sering,
akupun masih dipenuhi tanda tanya dalam pencarian ini, seperti biasa aku
memilih tetap tersenyum meski kebingungan, aku tak pernah peduli dengan
tanggapan miring orang lain yang mencapku sok manis, terlihat dungu atau
kosong, satu-satunya orang yang dapat memahami perasaanku hanyalah diriku
seorang, satu-satunya orang yang paling tau kisah hidupku adalah diriku
seorang, satu-satunya orang yang bisa kusandari saat pilu tak terperikan lagi
adalah diriku seorang, satu-satunya orang yang tau bagaimana cara bangkit dari
jatuhku adalah.. dan satu-satunya orang yang bisa mencintaiku seutuhnya diriku
adalah... tidak salah lagiiii.. Aku seorang.
Kupikir tak akan bisa lagi melihat
ke belakang karena sakit dan lukanya ada di dada, aku salah! Masa lalu yang
rasanya seperih apapun dianugerahkan oleh tuhan untuk manusia tidak secara Cuma-Cuma.
Aku sungguh merasa sedang membayar harga sebuah perjuangan dengan
cara dicicil sedikit demi sedikit, hari demi hari, terimakasih ya Allah..
betapa engkau mencintaiku, betapa inginnya engkau aku dekat denganmu, betapa
keras engkau mendidikku, betapa inginnya engkau hambamu ini memilih jalanmu
yang lurus, betapa engkau menunjukkanku kebenaran lewat kesalahan, I don’t know
how to say Thank You ya Allah..







2 komentar:
Aga tu?
perjuangan, anuree
Posting Komentar